Saya kira saya
akan kapok nonton pilem-pilem horor Indonesia yang terus diproduksi tahun-tahun
terakhir. Entah kenapa, godaan untuk tahu dan berharap yang ini akan berbeda
dengan yang sebelumnya memperkuat keinginan saya. Hal lain adalah, saya
mencintai produksi dalam negeri dan berharap ia memberikan sesuatu yang baik
untuk saya.
Berikut beberapa
pilem yang saya tonton belakangan ini. Pilem-pilem yang saya dapatkan di warnet
ini, memang banyak bertema horor. Dan saya lihat belakangan K2K memproduksi
makin banyak pilem horor dengan pemain yang terbatas, dan naskah yang seolah
hanya punya garis besarnya saja. Artinya, posisi naskah sangat renggang dan
goyang, serupa improvisasi di komedi OVJ. Beberapa pemain bisa saja dihilangkan
atau ditambahkan sedemikian rupa. Beberapa naskah, seperti yang saya tulis
diresensi sebelumnya, diambil, minimal inspirasi ceritanya dari pilem-pilem
yang dianggap bagus menurut selera mereka. Seting cerita diganti menjadi
Indonesia dengan persoalan yang harapannya sangat lokal, tapi sangat tidak
Indonesia.
Saya heran,
kenapa pula saya bikin-bikin pengantar semacam ini. Baiknya kita lihat saja
pilem-pilem berikut ini: