30 Apr 2011

William, Kate, Saya dan Pernikahan


Sehari ini saya berpikir-pikir (sebanrnya tidak sehari ini sih, saya hanya mendramatisirnya sajaI Apa kira-kira rasanya menjadi seorang Pangeran William atau misalnya Kate Middleton? Bagaimana rasanya berhadaan dengan sebuah pesta pernikahan dengan istilah keren royal wedding atau di sini dikenal dengan Pernikahan Abad Ini.

Saya juga jadi bertanya-tanya, pernikahan abad ini? Memang abad ini sedang menikah? Dengan siapa, Cin? Atau jika ini istilah, mereka yang baru, sudah dan sedang menikah di abad-abad ini kemana aja? Ih, cerewet, itu cuma istilah, sambar Amigos kucingku yang sedang tiduran ini seperti sedang berbicara demikian kepadaku.


Sheila Marcia juga menikah Kiki Mirano hari ini, Jumat 29April 2011. Pernikahan artis bo. ane tau dari infotainment tentu saja. Bukan, bukan ini bukan soal foto-foto seksi dia nih. Bukan soal Kiki dan nasib masa depan cannonball dan Siska, bukan pula karena saya pernah bertemu keduanya ketika terlibat dalam penggarapan video klip kakak mantan saya yang saat itu Mbak Siska lagi hamil itu.

Ini soal pernikahan. Mengapa orang harus menghabiskan banyak uang untuk sebuah peresmian pernikahan? Apakah tidak capek jadi sorotan dan menjadi pusat perhatian media bagi orang macam Pangeran William (aih aku kira dia lawan main kiu-kiu ku dulu) dan Kate. Bagaimana pula kira-kira rasanya menjadi Ibas atawa Edhie Baskoro Yudhoyono dengan Siti Ruby Aliya Rajasa? Bagaiaman rasanya menjadi putra dan putri pembesar lalu saling jatuh cinta dan segera hendak menikah? Aih, apa pula rasanya jika memang ada perjodohan dalam lingkungan istana-istana dunia? Adakah orang-orang yang berada dalam pusaran besar itu berani mengambilan keputusan besar macam kisah-kisah melodrama?

Kupikir-pikir, tulisanku di blog ini semakin ngawur dan tak layak dibaca. Pengennya sih menulis yang lebih bagus soal pernikahan, soal Pernikahan Abad Ini, soal Pangeran William, soal Sheila Marcia dll, tapi ya gimana, orang aku juga sudah tak tahu apa saja yang sudah tertulis di sini.

Duh malangnya anda yang sudah membaca ini.

4 komentar:

Kopi Dan Tembakau mengatakan...

hahahaha... siallah aku yang sudah meniatkan diri membaca tulisan ini sampai habis...

kuli Pelabuhan mengatakan...

hehehhe kenapa bung?? hehe

kuli Pelabuhan mengatakan...

hehehhe kenapa bung?? hehe

maya mengatakan...

kocak jg tulisan kamu, hahaha...