3 Nov 2008

kepada Amrozi, Ali Ghufron, Imam Samudra

+bagaimanakah cara menikmati sisa hidup yang ujungnya sudah diketahui pasti?
+apakah rasanya ketika ujung senjata diarahkan pada tubuh yang pasrah?

+apakah kematian akan mengakhiri segala peristiwa (baik/buruk) yang ditinggalkan?
+bagaimanakah rasanya ketika tangan ini bernoda darah?
apakah...


tolong jawab saya!

10 komentar:

cerita senja mengatakan...

pertanyaan cuma satu:

kenapa hero?

Tentang kuli Pelabuhan mengatakan...

gak harus dijawabkan?
aku cuma mau lebih duluan menulis ini. nanti bukan tidak mungkin ada kaos yang bertuliskan ini.

nah, kalo misalnya aku nulis gitu bukan berarti ia "My Hero" ku kan?

*garuk-garuk* gak ada maksud apa2 lo. bener...

cerita senja mengatakan...

boleh juga jawabannya mas.
aku kok nggak kepikiran tadi.
jadi kalau sekarang aku melihatnya sebagai sebuah kaos yang berhumor satire begitu, boleh?
;)

Anonim mengatakan...

Kuli: begitulah...

Bawor mengatakan...

Wah itu kaosnya dijual di Malioboro pasti laris bozz, hehehe

kuli mengatakan...

mau beli mas, bawor? hehhe

antown mengatakan...

hmm..

saya bikin soal ilustrasi grafisnya eksekusinya amrozi. silakan mampir di blog saya

maaf ya mas, sedikit ngiklan dan berbagi informasi soal ini :)

makasih

MedanBlogger mengatakan...

Lebih baik diam terkadang dari pada bicara menimbulkan dosa timbang berkata mengomentari sesuatu hal yang kita tidak tau pastinya. Kbeenarannya.

Aku tidak sebut engkau pahlawan aku juga tidak sebut engkau mujahid. Aku hanya tahu bahwa engkau saudaraku seiman...!! biarlah ALLAH yang mengganjarmu Bila baik mudah mudahan pahal atasmu bila Buruk kiranya tuhan mengampunimu selamat jalan saudaraku ...!!

Hanya itu yang bisa ku ucap...!! Karena jihad mu belum mampu ku laksanakan.

Saat itulah diam adalah emas

Artha mengatakan...

Sebagai bagian dari peristiwa BoM Bali, saya sudah mengiklaskan atas peristiwa itu.

Mungkin disini saya hanya berucap dan mempertanyakan apakah dengan mengebom Bali, Amerika, australia yang merupakan sasaran akan melemah?

pikir dengan bijak,
Jihad bagi saya wajib, namun arti jihad disini saya maknai adalah memerangi diri sendiri dari sifat sifat yang tidak baik (dalam hindu disebut sad ripu 6 sifat yang harus di kekang). Jihadlah terhadap penyakit iri hati, dengki, susah melihat orang lain senang, senang melihat orang lain susah, suka memfitnah

Semua agama mengajarkan kedamaian, namun kitalah yang selalu salah tafsir akan hal ini.

(Maaf buat tuan pemilik blog saya nyampah disini)

kuli pelabuhan mengatakan...

kulibuat medanblogger dan artha terima kasih sudah berkunung, terima kasih sudah berkomentar. salam damai. salam sejahtera. semoga kejadian2 buruk atas nama apa pun lenyap di bumi ini."jadilah bumi ini seperti di dalam sorga.." amin!!