24 Jan 2010

prasangka dan kesakitan

aku tiba-tiba ingat seorang kawan kama (adakah istilah mantan teman--untuknya yang memilih menghindariku?) ketika membuka beberapa FB seorang kawan yang tiba-tiba menghilang dari kehidupan kami.

ah bagaimana ini menuliskannya. seorang kawan kami (kami untuk menyebutkan aku dan "mantan" kawan ini) tiba-tiba menghilang beberapa hari ini. dan tiba-tiba aku menyesali beberapa hal tentang kehilangan ini. soal betapa aku tak abai (untuk menyatakan ketidakpedulian sebenarnya) dengan sekitarku. aku membiarkan beberapa hal terlewat di antara kami. tapi aku tidak sedang menceritakan kawan yang menghilang ini kepada Anda sama sekali. untuk saat ini saya belum bisa bercerita.

catatan terlambat (yang penting ngisi)

aku menulis ini untuk melawan rasa jenuh menunggu lagu2 dangdut 90-an selesai di dunload. aku tahu, waktu sudah menunjukan jam 4.55 pagi. dan sudah lebih dari 7000 harus membayar warnet. bukan soal warnetnya sekarang. yang menjengkelkan adalah betapa aku tak pernahs adar kalau sudah terlalu sering ke warnet. nyaris sepanjangn malam sampai pagi. apa pun alasannya, ujung-ujungnya pasti buka Facebook juga dan main travian. nah...