10 Feb 2007

aku tak tahu hendak menulis apa

demikianlah halnya, aku tak tahu hendak menulis apa di sini. aku hanya merasa sangat bingung. kau tahu, bahwa yang paling menyedihkan bagi seorang yang belajar menulis seperti saya adalah kehilangan karya-karyanya. dan teknologi celaka itu, telah melenyapkan semua naskah-naskah saya yang paling berharga. sedih sekali rasanya. tapi mau apa coba?

naskahku hilang semua, flashdiskku kemasukan virus. sehingga tak ada lagi yang bisa kulakukan. uh, sedih dan pedih rasanya hati.
semoga inis ebuah perjalanan di mana akan lahir karya dan tulisan baru yang jauh melampaui karya sebelumnya. doakan saya.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

teknologi selain memudahkan, seringkali juga menyulitkan. lebih baik berhati2 thpnya. jgn terlalu percaya, dan jgn jg terlalu curiga. dia layaknya laki-laki bagi seorang perempuan. dan seorang perempuan bagi laki-laki.

lelaki pelabuhan mengatakan...

trims, semoga untuk waktu ke depan segalanya bisa diperbaiki. segalanya bisa dipermuda.
segalanya indah, tapi kadang memang sedikit menipu